Senin, 09 April 2012

Tip Memilih Monitor

Anda yang terbiasa memandang monitor berukuran 17" (inci) biasanya enggan beralih ke monitor berukuran lebih kecil. Apalagi harga monitor ukuran 17" tidak jauh beda dengan ukuran 15" atau 14".
  Walau demikian, monitor yang besar bukan jaminan kualitasnya. ada poin yang lebih penting lagi untuk dipertimbangkan, yaitu besarnya dot pitch yang dimiliki monitor. semakin kecil dot pitch, maka semakin bagus tampilan gambar di layar. anda yang biasa berhubungan dengan gambar, desain, dan video, sebaiknya memilih monitor dengan dot pitch 0.27 mm, 0.26 mm atau 0.25 mm.
  Umur normal monitor juga patut anda pertimbangkan. rata-rata bisa bertahan bagus hingga tiga tahun pemakaian.
  O ya, jangan memilih monitor yang dilengkapi dengan spiker terintegrasi. spiker built-in memang menghemat tempat, namun spiker tersebut biasanya gampang rusak, sehingga akan menguras energi dan waktu anda untuk mengembalikannya ke vendor.
  Pembeli monitor LCD sebaiknya memastikan keberadaan port DVI-I untuk menerima sinyal digital dari kartu VGA berkonektor DVI-I. monitor LCD sebaiknya memang disandingkan dengan kartu VGA berkonektor DVI-I, karena sama-sama memakai sinyal digital. walau demikian, kebanyakan monitor LCD juga memiliki koneksi VGA standar.
  Monitor LCD 15" memiliki resolusi asli 1.024 x 768; ukuran 17" atau 18" resolusinya 1.280 x 1.040; sedangkan model high-end resolusinya mencapai 1.600 x 1.200. dengan resolusi seperti yang disarankan, tampilan akan lebih jelas.
  Penyuka CRT silakan memilih tipe yang sudah mendukung power energy saving. Biasanya yang berlabel TC0'99. untuk monitor LCD, cari jenis layar yang memiliki wide angle, sehingga sudut pandang penglihatan lebih baik.